Sabtu, 14 Maret 2009
dissatisfactory
Kecewa adalah kata pertama yang ingin saya tulis. Kekecewaan berawal dari adanya harapan yang tidak terpenuhi. Mengapa? banyak faktor yang menentukan apakah harapan itu tercapai atau tidak. Salah satu faktornya adalah tingginya standar harapan kita terhadap sesuatu. Banyak dari kita mengalami masa-masa sulit menghadapi kekecewaan, misalnya kecewa akan nilai ujian, kecewa akan egoisme kekasih, kecewa akan kekalahan, kecewa akan sikap orang tua, dan masih banyak lagi. Terlalu tinggi mematok harapan membawa dua sisi berlawanan menjadi suatu kesatuan. Di satu sisi harapan yang tinggi akan otomatis memotivasi pencapaian harapan dalam bentuk sebuah tindakan, disisi lain jika harapan ini tidak terpenuhi maka yang tertinggal hanyalah kekecewaan. Satu pelajaran berharga yang ingin saya share disini adalah bahwasanya kita tetap harus selalu memupuk harapan pada sesuatu hal yang kita inginkan karena sesuatu tanpa harapan adalah sia-sia. Tetapi tekankan juga bahwa kesiapan kita untuk menghadapi kekecewaan, ketidakpuasan juga harus dilatih, agar saat yang terburuk terjadi,kita masih bisa memupuk harapan untuk hal lainnya, di waktu yang lain. Keep in hope!! :)
Langganan:
Postingan (Atom)
